Buka Pkl.08:00 Tutup Pkl.17:00 wib
085693322272
085693322272
085693322272
D6306714
nurilahsuhendar@gmail.com
Menu

Hukum Memakai Celak, Lipstik Dan Make-Up Ketika Puasa

Sabtu, Mei 28th 2016.

x002_002_69_pic.jpg.pagespeed.ic.BTCd3skUVn

Lipstik dan make-up termasuk barang kontemporer. Bagaiamana jika dipakai? Apakah membatalkan puasa? Demikian juga celak, hal ini diperselisihkan oleh ulama apakah membatalkan puasa atau tidak.

Pertanyaan diajukan kepada syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah:

س: ما حكم استعمال الكحل وبعض أدوات التجميل للنساء خلال نهار رمضان؟ وهل تفطر هذه أم لا؟

Apa hukum menggunakan celak dan sebagian alat-alat kecantikan bagi wanita di siang hari bulan Ramadhan. Apakah membatalkan puasa atau tidak?

ج: الكحل لا يفطر النساء ولا الرجال في أصح قولي العلماء مطلقا، ولكن استعماله في الليل أفضل في حق الصائم. وهكذا ما يحصل به تجميل الوجه من الصابون والأدهان وغير ذلك مما يتعلق بظاهر الجلد، ومن ذلك الحناء والمكياج وأشباه ذلك، كل ذلك لا حرج فيه في حق الصائم، مع أنه لا ينبغي استعمال المكياج إذا كان يضر الوجه. والله ولي التوفيق.

Celak tidak membatalkan puasa secara mutlak pada wanita maupun laki-laki menurut pendapat yang terkuat dari dua pendapat ulama. Akan tetapi menggunakannya pada malam hari lebih baik bagi orang berpuasa. Demikian juga pada alat kecantikan berupa sabun dan minyak-minyak yang bersentuhan dengan kulit. termasuk juga ‘hina’ (pewarna kuku) atau make-up dan lain-lain. Semua ini tidak mengapa digunakan oleh orang yang berpuasa. Akan tetapi tidak selayaknya menggunakan make-up jika membahayakan bagi wajah. Wallahu waliyut taufiq.[1]

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah ditanya,

سئل فضيلة الشيخ – رحمه الله تعالى -: عن حكم استعمال الصائم مرهماً لإزالة الجفاف عن الشفتين؟

Syaikh ditanya mengenai hukum sesorang yang berpuasa menggunakan pelembab bibir (lipstik) untuk mencegah kekeringan pada bibir

فأجاب فضيلته بقوله: لا بأس أن يستعمل الإنسان ما يندي الشفتين والأنف من مرهم، أو يبله بالماء، أو بخرقة أو شبه ذلك، ولكن يحترز من أن يصل شيء إلى جوفه من هذا الذي أزال فيه الخشونة، وإذا وصل شيء من غير قصد فلا شيء عليه، كما لو تمضمض فوصل الماء إلى جوفه بلا قصد فإنه لا يفطر بهذا.

Beliau menjawab:

Tidak mengapa seseorang menggunakan apa yang bisa melembabkan bibir dan hidung berupa pelembab atau membasahinya dengan air, dengan potongan kain atau semisalnya. Akan tetapi hendaknya ia menjaga agar tidak tertelan sampai ke perutnya. Jika sampai tertelan tanpa sengaja maka tidak mengapa. Sebagaimana jika ia berkumur-kumur kemudian airnya masuk sampai perut tanpa sengaja maka tidak membatalkan puasa.

 

nurisbeautyshop.com

Sale
Hanasui Body Care 3in1 BPOM

4%

Rp 48.000 50.000
New
Rp 4.000
New
Cream CR Pink

10%

Rp 108.000 120.000
New
Cream CR Biru

10%

Rp 108.000 120.000
New
Serum Vitamin C Hanasui Orange Original 100%

33%

Rp 20.000 30.000
Sale
Rp 20.000

Ikuti


Hubungi Kami

085693322272
085693322272
D6306714
085693322272
nurilahsuhendar@gmail.com

Produk Bestseller

Data Pengunjung